You are currently viewing Perbedaan Mentoring,Coaching, dan Counseling

Perbedaan Mentoring,Coaching, dan Counseling

Istilah Mentorig, Coaching dan Counseling memiliki tiga persamaan yaitu komunikasi, relasi interpersonal dan pembelajaran (Malone, 2018). Yang artinya, kegiatan tersebut dilakukan dengan cara komunikasi dua arah dan one on one yang bertujuan memperoleh pembelajaran baru.

  • COACHING

Coaching merupakan proses ketika anda dibantu oleh seorang coach untuk mencapai tujuan / goal yang anda inginkan atau tentukan. Di sini kata kuncinya adalah mencapai goal.

Seorang coach juga akan berfungsi sebagai partner untuk memastikan anda menjalankan hal – hal yang akan anda lakukan. Seorang coach melaksanakan proses coaching hanya akan bertanya dan menggali saja kepada klien / coachee nya. Seorang Coach bahkan sama sekali tidak memberikan saran atau masukan. Semua ide dan pemikiran berasal dari si klien. Coach hanya membantu klien untuk berpikir, menimbulkan insight dan menstrukturkan pemikiran mereka. Setelah itu dia akan memastikan si klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan.

  • MENTORING

Mentoring merupakan proses berbagi pengalaman dan pengetahuan dari seorang yang sudah berpengalaman (been there done that) kepada seseorang yang yang ingin belajar di bidang tersebut. Di sini kata kuncinya adalah berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Berfokus pada pengembangan diri dan karir, tidak harus ada tujuan spesifik yang ingin dicapai, bukan ke pencapaian tujuan. Seorang mentor biasanya merupakan seseorang yang memang sudah berpengalaman di bidangnya sehingga bisa menuntun, memberikan tips dan saran. Sehingga akhirnya bisa mempercepat proses belajar anda dan menghindari anda membuat kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi.

  •   CONSULTING

Consulting adalah ketika anda meminta bantuan dari seorang ahli (konsultan) untuk memecahkan masalah yang telah anda hadapi. Di sini kata kuncinya adalah pemecahan masalah (problem solving).

Ketika anda menggunakan seorang konsultan, si konsultan inilah yang nantinya mengerjakan keseluruhan pekerjaannya untuk anda. anda bahkan tidak harus mengetahui caranya, di akhir anda hanya menerima hasil dari pekerjaannya.

Berdasarkan penjelasan diatas dari ketiga hal tersebut dapat kita lihat dari tiga perspektif berikut ini:

Coaching Mentoring Konseling
Objek pembahasan Spesifik, berkaitan dengan pekerjaan & masa depan Luas & masa depan Psikologis & masa lalu
Siapa yang berhak Atasan & konsultan organisasi Atasan & pihak eksternal dalam satu industru Psikolog
Hasil Mudah dilihat & cepat Dapat dilihat dalam jangka waktu panjang Pemahaman diri, kesejahteraan mental & kebermaknaan hidup

Berikut contoh kasus  dari ketiga hal tersebut :

Contoh Coaching

Arya baru saja berpindah ke divisi digital marketing. Ia masih kebingungan tentang bagaimana membuat konten disosial media khususnya platform Facebook. Perusahaan menunjuk manajer divisi digital marketing untuk membantu dan mengarahkan Arya belajar tentang dasar-dasar digital marketing di Facebook. Setelah coaching selesai, grafik penjualan di Facebook terus mengalami peningkatan.

Contoh Mentoring Arya melihat karir di dunia digital marketing sangat potensial. Ia membutuhkan sosok yang ahli dan berpengalaman dibidang digital marketing agar dapat mendampinginya.

Bobi memutuskan memilih mentor dari pihak eksternal agar ia bisa mendapat arahan tentang ilmu atau hal personal di dunia digital marketing. Arya memperoleh banyak insight baru tentang dunia profesional. Pembelajaran yang ia peroleh sebagai bekal persiapan karir dimasa yang akan datang.

 

Contoh Conseling

 

Arya akhir-akhir ini sering tiba-tiba pusing dan mual. Namun saat diperiksa oleh dokter, kondisi fisiknya sangat baik. Lalu, ia menyadari bahwa pusing dan mual yang ia rasakan disebabkan karena stres. Selanjutnya, ia memutuskan datang ke profesional  untuk menyelesaikan permasalahan psikis.

 

Nah, jadi itu tadi adalah perbedaan dari Mentoring,Coaching, dan Counseling Semoga setelah membaca penjelasan di artikel ini menjadi lebih jelas ya apa perbedaan dari masing-masing profesi atau aktivitas di atas.

 

Leave a Reply