You are currently viewing SMILING DEPRESSION ( PURA – PURA TERSENYUM )

SMILING DEPRESSION ( PURA – PURA TERSENYUM )

Depresi sering dikaitkan dengan kesedihan, keputusasaan, dan kelesuan,. Smiling pepression merupakan istilah untuk seseorang yang hidup dengan kondisi depresi di dalam dirinya sementara di luar mereka tampak baik baik saja atau sangat bahagia dan tersenyum puas.

Mengutip dari Web MD, smiling depression tidak akan ditemukan dalam manual diagnostik resmi untuk gangguan mental. Namun, kondisi juga sangat nyata. Apabila seseorang mengalami smiling depression, mungkin akan  memberi tahu orang lain bahwa ia merasa baik-baik saja dan bertenaga melalui aktivitas sehari-hari seperti biasa. Bahkan keluarga, orang terdekat dan orang lain mungkin tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya membutuhkan bantuan.

Smiling depression seperti bentuk gangguan mood yang tinggi. Orang yang mengalami smiling depression akan lebih cenderung  pandai berpura-pura. Mereka dapat dengan mudah meniru fase manik dari wajah. Bisa jadi mereka akan tertawa berlebihan dan tetap sangat produktif di manapun dia berada.

Tapi di dalam diri mereka benar-benar merasa seperti penipu. Pada saat yang sama merasa malu dan sedih. Stigma pada gilirannya dapat mencegah untuk menceritakan kepada orang lain atau mendapatkan bantuan medis.

Dilansir dari Psychcentral, kebanyakan orang menyembunyikan depresi mereka di balik senyuman karena beberapa alasan. Di antaranya sebagai berikut:

1. Stigma

Stigma merupakan seputar kondisi kesehatan mental seperti depresi tidak membuatnya lebih mudah untuk dibuka. Mungkin takut bagaimana akan tanggapan orang lain atau takut mereka akan menghakimi. Mendapatkan dukungan untuk kondisi kesehatan mental bukanlah tanda kelemahan. Pada dasarnya itu adalah tanda kekuatan

2. Norma Budaya

Harapan sosial dapat membuat sulit untuk mengungkapkan perasaan pribadi. Jika seorang pria, mungkin merasakan tekanan sosial untuk menjadi dewasa yang dapat mencegah dari keinginan menjadi rentan tentang pikiran dan perasaan. Sehingga memilih untuk berpura-pura bahagia dan tersenyum.

3. Pengobatan Sendiri

Banyak orang menyembunyikan depresi mereka karena mereka berpikir bahwa dapat memperbaikinya sendiri. Untuk membantu mengelola gejala tersebut, beberapa orang mengobati sendiri. Bahkan penderita depresi juga bisa mengalami gangguan penggunaan zat .

 

Leave a Reply